Rabu, 05 Februari 2014

SEJARAH KABUPATEN KEBUMEN


Seperti halnya daerah-daerah di Indonesia yang mempunyai latar belakang kultur budaya dan sejarah yang berbeda-beda, Kabupetan Kabumen memiliki sejarah tersendiri yaitu berdiri Kabupaten Kebumen dimana maksud yang dikandung untuk memberikan rasa bangga dan memiliki bagi warga masyarakat Kabupaten Kebumen yang selanjutnya dapat menumbuh kembangkan potensi-potensi yang ada sehingga dapat memajukan pembangunan di segala bidang . Sejarah awal mulanya adanya Kebumen tidak dapat dipisahkan dengan sejarah Mataram Islam. Hal ini disebabkan adanya beberapa keterkaitan peristiwa yang ada dan dialami Mataram membawa pengaruh bagi terbentuknya Kebumen yang masih didalam lingkup kerajaan Mataram. Di dalam Struktur kekuasaan Mataram lokasi kebumen termasuk di daerah Manca Negara Kulon ( wilayah Kademangan Karanglo ) dan masih dibawah Mataram. Berdasarkan Perda Kab.

MAINTAINING INDEPENDENCE WAR IN KEBUMEN

Independence is something which is waited by Indonesian People for 350 years. What’s happen in Kebumen on August 17, 1945 ? How Kebumen People greet the Proclamation statement ?
            That time, the communication tools wasn’t good with now. Television didn’t have, radio was limited. Much Kebumen people didn’t know that  Ir. Soekarno and Drs. Mo Hatta had state the Independence. Angkatan Moeda Indonesia acted to inform into villages and subdstricts. They paint the wall with a slogan “Freedom”, “Freedom or Die”, and “Prefer die than live with colonial”. In other place, people held ceremony. In Ambal, the ceremony was hold on beach and markets. Greeting by people was great.

Makalah Ozon ( Meteorologi-Klimatologi)



MAKALAH
OZON
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Meteorologi dan Klimatologi
Dosen Pengampu : Dr. Ch. Muryani




oleh :
WAHYU PURNOMO AJI
K5412077

Bantahan terhadap Mitos Nyi Roro Kidul


1.        Pakaian berwarna hijau
Mitos :
Masyarakat sekitar pelabuhan ratu percaya bahwa hijau adalah warna kesukaan Nyi Roro Kidul. Soalnya, dia selalu memakai pakaian berwarna hijau. Bila ada pengunjung pantai selatan yang juga memakai pakaian hijau, Nyi Roro Kidul akan menyeret rohnya untuk dijadikan abdi. Jadi mitos yang tersebar luas adalah adanya larangan memakai pakaian berwarna hijau jika berkunjung ke Pantai Selatan.
Penjelasan Ilmiah :
Sebenarnya ada 2 penjelasan berkaitan dengan warna hijau :

Asal-usul Mitos Nyi Roro Kidul


Tidak diketahui dengan pasti sejak kapan legenda ini dikenal. Namun demikian, legenda mengenai penguasa mistik pantai selatan mencapai tingkat tertinggi pada keyakinan yang dikenal di kalangan penguasa kraton dinasti Mataram Islam (Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta) bahwa penguasa pantai selatan, Kanjeng Ratu Kidul, merupakan "istri spiritual" bagi raja-raja di kedua kraton tersebut. Pada saat tertentu, kraton memberikan persembahan di Pantai Parangkusuma,Bantul, dan di Pantai Paranggupita, Wonogiri, kepada sang Ratu. Panggung Sanggabuwana di komplek kraton Surakarta dipercaya sebagai tempat bercengkerama sang Sunan dengan Kanjeng Ratu. Konon, Sang Ratu tampil sebagai perempuan muda dan cantik pada saat bulan muda hingga purnama, namun berangsur-angsur menua dan buruk pada saat bulan menuju bulan mati.

Sabtu, 07 Desember 2013

Strategi Pembelajaran Geografi

A. Model Pembelajaran Gagne dan Briggs

Teori yang dikembangkan oleh Gagne yang kemudian disebut Model Gagne & Briggs orientasinya adalah rencana pembelajaran atau lebih merujuk pada rancangan sistem. Guru maupun  dosen merupakan sasaran sebagai perancang kegiatan instruksional maupun tim pengembangan instruksional disamping administrator, ahli evaluasi, ahli media, dan perancang instruksional. Pentahapan pada tim perancang lebih lengkap daripada yang untuk guru/dosen. Hal itu sesuai kenyataan bahwa guru/dosen hanya merencanakan interaksi kegiatan belajar mengajar dengan sumber atau bahan yang telah tersedia dari jajaran di atasnya yakni Kementrian Pendidikan Nasional dalam bentuk kurikulum, bukan malah mengembangkannya sendiri.
            Ada lima asumsi yang mendukung rekomendasi Gagne untuk merancang pembelajaran. Pertama,

Selasa, 09 Juli 2013

KosmografI

PLANET YUPITER

A.  Pengertian
Planet Jupiter atau Yupiter ialah planet terbesar dalam gugusan planet pada tata surya. Merupakan planet terdekat yang kelima dari Matahari, setelah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Nama Jupiter sendiri berasal dari sebutan astronomi purba yang merupakan nama raja para Dewa Romawi kuno.

Geografi Industri

ANALISIS TIPOLOGI DAN POTENSI
PENGEMBANGAN INDUSTRI PERDESAAN
DI KECAMATAN GOMBONG, KABUPATEN KEBUMEN

A.  LATAR BELAKANG
Industri pedesaan sangat kompleks dan beragam dalam hal, jenis usahanya, corak dan orientasi produksinya, peranan dan permasalahannya, serta potensi dan pengembangannya. Dalam studi industri pedesaan di negara berkembang seperti di Indonesia, konsep, dan pendekatan yang berdasarkan industrialisasi negara maju memerlukan penyesuaian.

Bengawan Solo

Wilayah Sungai / WS Bengawan Solo
Bengawan Solo adalah sungai terpanjang di pulau Jawa yang mempunyai panjang sekitar 548 km yang memanjang dari hulu di Wonogiri sampai hilirnya di pantai utara jawa tepatnya di daerah Gresik. Pada awal pembentukannya, Bengawan Solo merupakan sungai yang mengalir menuju pantai selatan Jawa.

Jumat, 10 Mei 2013

MENGINTIP KEINDAHAN PESISIR SELATAN KEBUMEN


Pantai Karangbolong



Pantai Menganti dengan struktur vulkanik di semenanjung
KARST GOMBONG SELATAN
PEGUNUNGAN KARANGBOLONG




Tampak dari kejauhan pegunungan Karangbolong / Karst Gombong Selatan  di Kebumen, tilik sawah sing nembe ditanduri karo sisan njepret :D 

Minggu, 05 Mei 2013


Geology of the Karangbolong Mountains

Lecturer of Indonesian Geological: Drs.Wakino M.S
Geography Education
Teacher Training and Education Faculty
Sebelas Maret University
Solo, Central Java, Indonesia
2013

 3.4.1 Introduction

            The Karangbolong Mountains are situated in the southern coastal plain of Central Java, to the southwest of of the Lokuloh region and thus outside the Serayu Basin. The southern coastal plain only is interrupted by the Karangbolong promontory and by some small outcrops located on the coast at about 6 km east of the mouth of the Serayu River.

Kamis, 11 April 2013

Hukum Migrasi Ernest G. Ravenstein


















Ernest Georg Ravenstein’s
Law of Migration (1885)


1. The majority of migrant go only a short distances
2.       Migration proceeds step by step
3.       Migrants going long distances  generally go by preference to    one of the  great centres of commerce or industry
4.       Each current of migration produces a compensating counter-current
5.       Natives of towns are less migratory than those of rural areas

Rabu, 10 April 2013

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (P.IPS)


Pendekatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
A.   Pendekatan menurut Disiplin Ilmu
1.     Mono didiplin (Single Discipline Approach)
2.     Interdisiplin/Multidisiplin
3.     Pra Disiplin (SD belum dikenalkan sejarah, ekonomi, geografi, dll. – terpadu).

Makalah Olahraga


MAKALAH
OLAHRAGA

Dosen Pengampu :
Dedi Whinata, S.Or, M.Pd



                                                                                                                       
WAHYU PURNOMO AJI
K5412077
PENDIDIKAN GEOGRAFI
JURUSAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2012

Mengenal Hakekat Penciptaan Manusia


MENGENAL HAKIKAT PENCIPTAAN MANUSIA
( MA’RIFATUL INSAN )

“Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari saripati yang (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami balut dengan daging. Lalu Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.”
 (Al-Mu’minun : 12-14)

Geografi Industri Bab 4 Industri Linkage


Bab 4
INDUSTRI LINKAGE
A. Menuju Definisi Linkage
B. Variasi dalam kompleksitas hubungan
1. hubungan sebagai rantai
2. skala keterkaitan
3. efek pembusukan jarak
4. spasial asosiasi atau hubungan fungsional
C. Tipologi industri linkage
1. materi dan informasi pertukaran
2. variasi dalam kekuatan dan kompleksitas hubungan
3. mengukur kekuatan hubungan
4. mengukur pertukaran informasi

Geografi Industri BAB 3 Model Weber


A. Asumsi dari model Weber
B. Biaya Faktor yang Mempengaruhi Lokasi Industri
1. biaya transportasi
2. biaya tenaga kerja
3. aglomerasi(pengelompokan) dan deglomerasi
1. Aglomerasi
           Aglomerasi adalah pengelompokkan beberapa perusahaan dalam suatu daerah atau wilayah sehingga membentuk daerah khusus industri. Aglomerasi juga bisa dibagi mencadi dua macam, yaitu aglomerasi primer di mana perusahaan yang baru muncul tidak ada hubungannya dengan perusahaan lama, dan aglomerasi sekunder jika perusahaan yang baru beroperasi adalah perusahaan yang memiliki tujuan untuk memberi pelayanan pada perusahaan yang lama.

Sabtu, 17 November 2012

Kelahiran, Kematian, dan Migrasi Kabupaten Brebes

sdsdfbjb bj b

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Lahir (Fertilitas) adalah istilah yang dipergunakan dalam bidang demografi untuk menggambarkan jumlah anak yang benar-benar dilahirkan hidup. Mati adalah peristiwa hilangnya suatu tanda-tanda kehidupan secara permanen yang bisa terjadi di dalam dan di saat setelah kelahiran hidup. Migrasi datang merupakan istilah untuk penduduk yang menempati suatu wilayah baru.

Esensi Ajaran Agama Islam


TUGAS PAPER
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
ESENSI AJARAN AGAMA ISLAM